
Ponorogo — Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Babadan, Kabupaten Ponorogo, kembali menorehkan prestasi membanggakan. Cabang ini berhasil lolos tahap seleksi di tingkat Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur dan kini melangkah ke tahap selanjutnya dalam ajang Cabang, Ranting, dan Masjid (CRM) Award VI.
Tahap Seleksi Nominasi CRM Award VI Region Jawa Bagian Timur dilaksanakan pada Sabtu, 12 Oktober 2025, bertempat di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Kegiatan ini diselenggarakan oleh Lembaga Pengembangan Cabang, Ranting, dan Pembinaan Masjid (LPCR-PM) Pimpinan Pusat Muhammadiyah sebagai bentuk apresiasi terhadap cabang, ranting, dan masjid yang berprestasi, berinovasi, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan persyarikatan.
Dalam ajang tersebut, PCM Babadan Ponorogo tampil sebagai salah satu nominator dari Jawa Timur. Presentasi disampaikan langsung oleh Ketua PCM Babadan, Dr. H. Agus Akhmadi, M.Pd., di hadapan tim juri nasional.
Dalam paparannya, beliau menjelaskan berbagai capaian, inovasi, dan strategi dakwah PCM Babadan yang berfokus pada penguatan pendidikan Muhammadiyah, pemberdayaan ekonomi umat, serta pengembangan dakwah digital dan sosial kemasyarakatan.
“Kami terus berkomitmen menjadikan PCM Babadan sebagai pusat dakwah yang progresif, mandiri, dan berdampak bagi masyarakat. Lolos ke tahap seleksi regional ini merupakan hasil sinergi seluruh warga Muhammadiyah Babadan yang terus bekerja dengan semangat dakwah dan keikhlasan,” ujar Dr. Agus Akhmadi usai kegiatan.

PCM Babadan selama ini dikenal aktif menggerakkan berbagai program keumatan yang inovatif, mulai dari penguatan lembaga pendidikan, pengembangan amal usaha Muhammadiyah, pemberdayaan ekonomi berbasis jamaah, hingga digitalisasi dakwah di kalangan muda.
Capaian tersebut menjadi salah satu faktor utama yang mengantarkan PCM Babadan masuk dalam nominasi CRM Award VI tingkat regional.
Ajang CRM Award VI merupakan program tahunan yang digelar oleh LPCR-PM PP Muhammadiyah. Program ini bertujuan memberikan penghargaan kepada cabang, ranting, dan masjid yang menunjukkan kinerja terbaik, tata kelola organisasi yang efektif, serta kebermanfaatan bagi masyarakat luas.
Seleksi dilakukan secara berjenjang mulai dari tingkat wilayah hingga nasional.
Setelah tahap seleksi di UMS ini, hasil penilaian akan menentukan peserta yang melangkah ke acara puncak CRM Award VI tingkat nasional, yang rencananya akan diselenggarakan pada November 2025 mendatang.

PCM Babadan Ponorogo menaruh harapan besar untuk dapat lolos dan tampil di ajang puncak tersebut, membawa nama baik Muhammadiyah Ponorogo sekaligus menjadi inspirasi bagi cabang dan ranting lainnya.
“Kami berharap PCM Babadan dapat melanjutkan ke tahap nasional dan memberikan teladan bahwa semangat dakwah dan kerja nyata akan selalu membawa kemajuan bagi persyarikatan,” ungkap Dr. Agus.
Dengan semangat Islam Berkemajuan, PCM Babadan Ponorogo terus berikhtiar menjadi cabang yang adaptif, mandiri, dan berdampak, serta siap membawa visi dakwah Muhammadiyah menuju arah yang lebih luas dan berdaya guna bagi umat.












